Saturday, April 21, 2012

PENDIDIKAN MORAL PENENTU KARAKTER SISWA


PENDIDIKAN MORAL PENENTU KARAKTER SISWA

Apakah pelajar di negara indonesia ini sudah benar-benar mempunyai moral dalam jiwa dan raganya??? Apakah penanaman moral selalu diajarkan dalam dunia pendidikan indonesia?? Pertanyaan ini pasti muncul setelah melihat fenomena yang terjadi di lapangan dengan perilaku dan aksi para pelajar yang begitu mencengangkan berbagai pihak.
Pendidikan merupakan usaha secara sadar untuk mensejahterakan kehidupan manusia dengan mengasah kemampuan yang dimiliki baik fisik maupun mental untuk membentuk suatu kepribadian yang cerdas, terampil dan berbudi pekerti luhur. Apalagi yang dicanangkan pada era pendidikan sekarang ini yang lebih berbasis kepada pendidikan berkarakter. Dengan hal tersebut, maka pendidikan moral yang diberikan terhadap siswa akan lebih tertanam dan terpupuk di dalam dirinya.
 Namun, pada kenyataan di lapangan masih banyak siswa  yang belum mempunyai kesadaran penanaman moral yang baik. Hal ini dapat diakibatkan dengan adanya pengaruh arus globalisasi yang menjadikan perubahan yang cukup pesat bagi dunia pendidikan. Selain itu pendidikan yang paling pertama dan yang paling utama adalah pendidikan di dalam keluarga. Terbentuknya moral yang berbudi pekerti luhur sangat  bergantung pada pendidikan pertama yang akan siswa alami.
Pendidikan moral yang akan dilakukan sebaiknya lebih menekankan terhadap penanaman nilai-nilai agama. Karena suatu keyakinan atau kepercayaan dinilai akan mengajarkan kebaikan tentang berperilaku yang sesuai dengan norma yang ada. Dengan memberi penguatan terhadap penanaman moral berdasarkan keyakinan yang dimiliki oleh suatu keluarga, maka peran seorang guru terutama guru tingkat Sekolah Dasar harus bisa memupuk dan menanamkan moral yang dimiliki siswa dengan baik. Moral yang dimiliki oleh siswa akan mempengaruhi pembentukan karakter atau kepribadian siswa. Di sini akan mempertaruhkan bagaimana moral yang dimiliki oleh seorang siswa pada masa yang akan datang. 
Pada kenyataannya, sangatlah sulit untuk membuat siswa mempunyai kesadaran terhadap berperilaku sesuai dengan norma dan nilai yang ada. Namun, tugas seorang guru disamping mengajar juga harus mendidik siswa dengan menanamkan moral yang baik. Guru harus dapat menjadi model yang baik bagi para siswa, sehingga mereka dapat mencontoh dan menjadikan cerminan hidup dalam berperilaku. Membuat siswa menjadi lebih percaya terhadap guru merupakan langkah awal agar siswa dapat lebih patuh dan mendengarkan segala nasihat dan saran yang akan kita berikan. Guru harus lebih memahami dunia siswa dan guru harus bisa masuk ke dalam dunia mereka, sehingga guru akan lebih dekat dan dapat memberikan kenyamanan kepada siswa dalam berinteraksi. Hal ini akan membuat perilaku siswa lebih terkontrol dalam melakukan segala aktivitasnya dengan merencanakan tindakan yang akan dilakukan secara matang.

" Yeni Cahyani"

No comments:

Post a Comment