HANCUR
Semenjak awal jumpa di bawah langit biru yang cerah
Disertai suara bising dari
bibir-bibir para pemuda penggebrak dunia
Tak ku sangka bahwa dalam diriku ada banyak misteri yang tiba-tiba
tercipta
Tersimpan dalam, perasaan yang kata banyak orang sulit untuk diilustrasikan
Ya, kini ku rasakan, itu memang sulit untuk diilustrasikan
Entah apa yang menjadi sebab ia mampu meluluhkan kerasnya hatiku
Entah apa yang menjadi sebab hati yang telah tertutup rapat ini mampu
terbuka
Namun sungguh ku akui bahwa kini aku takluk karenanya
Meski menyiksa namun itu memang indah
Tak lama keindahan yang memberikan warna itu pergi
Setelah ku berani mengucapkan sebuah kalimat pengakuan
Keindahan itu kini pecah menjadi kepingan-kepingan kecil
Berhamburan diterpa angin kencang
Berhamburan diterpa angin kencang
Kini semuanya seperti berakhir
Bahagiaku, semangatku, tawaku, semua seperti berakhir dan tak akan pernah
ada lagi
Semua itu telah berubah, berubah menjadi kehancuran
- Imam Abdul Azis -
No comments:
Post a Comment