Tuesday, March 20, 2012

Jingga

Petang menjelang malam.
Awan berhamburan, mulai menghilang.

Petang menjelang malam.
Surya berpaling untuk menyinari bagian bumi yang lain.

Petang menjelang malam.
Ada yang pulang, ada yang siap-siap bergentayangan.

Petang menjelang malam.
Aku masih saja bimbang.
Haruskah ku ikuti awan, atau ku tunggu bulan datang?
 
-Riska Lestari-

Friday, March 16, 2012

~BETE~


Pernah kah kalian mendengar kata BETE ??
Atau pernah merasakan BETE??
Apakah kalian tahu apa sebenarnya BETE itu??
Kata BT sendiri berasal dari bahasa inggris Bad Temperature  yang yang berarti suhu yang buruk. Sehingga memiliki makna konotasi suasana yang tidak menyenangkan. Selanjutnya Bad  Temperature disingkat jadi BT dan kemudian orang-orang menambahkan huruf E dan jadilah kata-kata BETE. BETE sendiri identik dengan kata bosan, butuh teman, kesal atau tidak menyenangkan. BETE sendiri menurut saya suatu keadaan yang diciptakan oleh seseorang dalam nenghadapi suatu hal. Artinya seseorang mengadapi sesuatu itu dengan kepala yang dingin dan hati yang tenang dan husnudzon atau tidak. Misalnya saja, ada orang yang sudah lama menunggu angkot yang gak dateng-dateng. Nah kalo kita nya tidak tenang pasti hal seperti itu akan membuat kita jadi BETE beda halnya jika kita hadapi dengan tenang. Tentunya tidak akan ada kata BETE apalagi marah-marah yang tidak jelas karena kita yakin angkot itu pasti datang.
Intinya kita harus selalu positif dalam segala hal sekalipun itu gak semudah membalikan telapak tangan tapi selamat mencoba :) ~asm~
Semoga  gak BETE liat gambar ini  hhe check this out -->

                                                        
   

Sunday, March 11, 2012

Mimpi Adalah Awal Dari Kesuksesan

Sukses, adalah kata yang sering terucap dari mulut seseorang ketika ia ditanya “ Apa yang anda harapkan untuk masa depan anda ? “. Sukses itu merupakan sebuah pencapaian dimana ketika target yang kita rencanakan berhasil kita raih dan kita wujudkan. Tidak jarang sukses itu diidentikan dengan keberhasilan secara finansial. Seperti memiliki rumah dan mobil mewah, jabatan dalam pekerjaan, harta berlimpah, dan lain sebagainya.
Setiap orang punya kesempatan untuk sukses. Siapapun orangnya, dimanapun ia tinggal, serta apapun latar belakang orang itu, pada dasarnya semua bisa menjadi sukses. Yang membedakan antara orang-orang itu adalah kemauan serta usaha dalam meraih sukses itu sendiri.
Orang yang sukses adalah orang yang punya mimpi. Jangan harap kita akan sukses jika kita tidak punya dan tidak berani untuk bermimpi. Karena mimpi adalah awal dari sebuah kesuksesan. Dengan bermimpi, kita punya arah dan tujuan dalam melangkahkan kaki menuju masa depan.
Selagi mimpi itu gratis, why not ? bermimpilah sesuka dan semau kita. Tapi satu hal yang harus kita ketahui bersama bahwa ketika kita selesai bermimpi, janganlah kita pejamkan mata untuk melanjutkan mimpi itu, tapi bergegaslah bangun serta buka mata kita dari mimpi itu dan segeralah susun rencana, atur strategi dan mulailah bergerak berusaha untuk meraih serta mewujudkannya. Banyak orang yang gagal dalam meraih sukses, itu karena mereka bermimpi hanya sebatas bermimpi saja tanpa adanya perjuangan untuk mewujudkannya.
Terlepas dari itu semua, sukses adalah karunia dari Allah SWT, maka dari itu imbangilah usaha yang kita lakukan dengan ibadah dan do’a kepada Allah SWT. Dengan demikian, sukses bisa kita raih.
Khusus bagi rekan-rekan generasi muda, mari sama-sama kita tata hidup kita untuk masa depan yang cemerlang. Tinggalkanlah hal-hal yang sekiranya hanya akan merugikan masa depan kita. Say No to Drugs !, Say No to Miras !, and Say No to Free Sex !. karena ketiga hal itu lah yang akan merusak moral serta menghancurkan masa depan kita.
“ Hidup adalah perjuangan, pengorbanan adalah hal yang sangat biasa dalam meraih cita-cita “. (DAR)
“ Tak ada pilihan dalam hidup selain SUKSES, dan tak ada jalan mudah untuk itu. Namun, Tuhan sendiri yang menjamin bahwa tak ada beban apapun yang diberikan-Nya, kecuali manusia bisa memikulnya. Sukses itu berat. Tapi itu HAK yang layak kita dapat “. ( Maulana, M.Pd. )
Semoga tulisan ini bisa menjadi motivasi untuk kita semua dalam meraih kesuksesan. Semangat dan Salam Sukses untuk kita semua .. dg

BBM Naik Rakyat Menjerit

            Isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM ) yang akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan, nampaknya bukan hanya isu belaka. Walaupun kebijakan tersebut belum tentu kapan akan diterapkannya, namun hal tersebut sudah lebih dulu disambut oleh aksi demo dari mahasiswa dan masyarakat di beberapa daerah yang menolak kebikan pemerintah untuk menaikan harga BBM.
Menurut saya, sebetulnya BBM itu adalah konsumsi bagi rakyat yang relatif tergolong dalam golongan rakyat menengah keatas ( berkecukupan ). Namun permasalahnnya saat ini, jika harga BBM benar-benar dinaikan, maka otomatis uang transport pengangkutan bahan-bahan pokok pun akan naik. Sehingga imbasnya pasti harga-harga kebutuhan pokok seperti sayur-sayuran, sembako, dan terutama beras akan ikut naik. Bayangkan saat ini saja harga beras sudah mencapai Rp. 9.000.-. Bagaimana jika harga BBM benar-benar naik ?, mau makan apa saudara-saudara kita yang tergolong kurang mampu ?. Pada dasarnya BBM digunakan hanya jika ada keperluan saja. Akan tetapi yang namanya beras, apapun itu alasannya beras harus tetap ada dirumah demi memenuhi kebutuhan manusia akan pangan.
Disisi lain kita tidak bisa menyalahkan pemerintah begitu saja. Setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, pastilah memiliki alasan yang kuat serta pasti sudah dipertimbangkan sebelumnya terlebih dahulu. Seperti halnya dalam kasus BBM ini, pemerintah pasti memiliki alasan yang kuat mengapa harus sampai menaikan harga BBM.
Untuk mengimbangi kenaikan harga BBM ini, pemerintah pun sudah menyiapkan solusinya. Solusi tersebut berupa Bantuan Langsung Tunai ( BLT ). Walaupun solusi tersebut dianggap oleh sebagian masyarakat tidak akan efektif, namun tentunya kita sama-sama berharap semoga bantuan tersebut dapat benar-benar tersalurkan dengan baik dan lancar kepada golongan rakyat yang benar-benar kurang mampu. Sehingga sekalipun harga BBM naik, rakyat-rakyat kecil masih bisa menikmati makanan yang layak setiap harinya. dg

Belajar, Jaminan Masa Depan

            Belajar merupakan salah satu kegiatan yang mungkin dianggap membosankan oleh sebagian besar anak-anak di Indonesia. Kalau saja untuk menjadi pejabat atau presiden tidak diperlukan ijazah sekolah, pastilah orang-orang tidak tertarik untuk belajar.
Sungguh sangat disayangkan memang, sebagian besar orang belajar bukan karena kesadaran mereka untuk mencari ilmu pengetahuan. Banyak orang belajar dan bersekolah hanya untuk mengejar gengsi atau gelar akademik saja demi status sosialnya dimasyarakat. Sehingga terkadang orang yang sudah bergelar sarjana tidak memiliki ilmu sebagaimana mestinya seorang sarjana.
Berbicara mengenai belajar, pemerintah sendiri sudah mencanangkan program wajib belajar 9 tahun. Nah loh, tapi kenapa ya masih ada saja anak di negeri ini yang tidak menjalankan kewajibannya untuk belajar. Jangan jadikan uang atau faktor ekonomi sebagi alasan untuk tidak bersekolah. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Begitu juga dengan belajar atau sekolah. Pemerintah telah menyediakan berbagai macam beasiswa bagi siswa-siswa yang tidak mampu juga beasiswa bagi siswa-siswa berprestasi. Jadi tidak ada alasan untuk tidak belajar.
Sulit memang menumbuhkan minat serta kesadaran belajar kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang tergolong pelosok. Padahal dengan belajar dan bersekolah, kita akan memperoleh berbagai macam ilmu yang tentunya berguna dan bermanfaat bagi kita. Karena dengan ilmu, dunia bisa kita genggam. dg

Thursday, March 8, 2012

Kunci jadi Sarjana

         Pada umumnya seseorang yang berkuliah tentunya mengejar gelar. Nah untuk mendapat gelar itu tentunya kita harus membuat skripsi dan segala macam, itu untuk yang ingin menempuh gelar S1. Tapi apakah kalian tahu bagaimana cara meraih gelar itu sekarang??
      Yap, ga semudah itu karena pada tanggal  27 Januari 2012 Direktorat Tinggi Pendidikan Tinggi  (DIKTI) telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh rektor, ketua maupun direktur perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta seluruh Indonesia mengenai penulisan karya ilmiah. Dalam surat tersebut pihak DIKTI menilai jika jumlah karya ilmiah dari perguruan tinggi Indonesia secara total masih rendah itu jika dibandingkan dengan malaysia, hanya sekitar sepertujuh. Maka sehubungan dengan hal tersebut DIKTI mengeluarkan aturan kelulusan terhitung Agustus 2012. Ketentuan yang pertama, adalah bagi yang akan lulus program sarjana harus menghasilkan sebuah makalah yang terbit pada jurnal ilmiah. Yang kedua, adalah bagi yang akan lulus program magister harus menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah nasional namun yang diutamakan adalah junal yang terakreditasi DIKTI. Dan yang terakhiradalah bagi yang akan lulus program doktor harus telah menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal internasional.
         Tapi apakah hal itu yang menjadi alasan DIKTI?? atau karena sedang marak kasus plagiarisme? sehingga DIKTI harus mengeluarkan kebijakan tersebut. Well, Tentunya hal tersebut menjadi tantangan bagi kita bersama unuk meningkatkan keterampilan dalam hal menulis dan dalam mengahasilkan sebuah karya ilmiah yang benar-benar original dan tidak plagiat. ~asm~

Tuesday, March 6, 2012

Bersatu dan Terbanglah Garudaku

Hallo kawan-kawan semua, tentunya kita masih ingat dengan kekalahan telak Timnas Sepak Bola kita 0-10 atas Bahrain dalam ajang kualifikasi Pra Piala Dunia 2014. Walaupun saya bukan penggemar sepak bola, kekalahan tersebut sungguh sangat memalukan. Bagaimana tidak, biasanya pertemuan pertandingan antara Indonesia vs Bahrain paling hanya menghasilkan selisih skor antara 1 atau 2 saja. Namun begitu mengejutkannya pada pertandingan Kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 pada beberapa hari yang lalu, Indonesia harus menelan pahitnya kekalahan atas Bahrain dengan skor telak 0-10 untuk kemenangan Bahrain. Skor 10-0 untuk kekalahan Indonesia harusnya menjadi tamparan keras serta harusnya menjadi momen introspeksi diri bagi segenap jajaran pengurus PSSI.
Kekalahan Timnas kemarin tidak terlepas dari kualitas pemainnya, yang mana banyak pemain-pemain bintang yang tidak diperbolehkan lagi membela Garuda hanya karena pemain tersebut bermain di kompetisi yang dianggap ilegal oleh PSSI. Padahal idealnya, siapapun asalkan orang itu warga Negara Indonesia serta memiliki potensi di bidang sepak bola harusnya diberi kesempatan untuk bergabung membela Timnas Indonesia.
Sangat disayangkan memang sepak bola di Indonesia saat ini dapat dikatakan berantakan, hanya gara-gara egosentrisme dari pejabat pengurus didalamnya saja. Mungkin juga karena diantara mereka tidak memiliki rasa nasionalisme, sehingga mereka lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan dan nama baik bangsa.
Coba kita bayangkan jika Timnas Garuda kita bersatu, semua pemain bintang Indonesia yang berpotensi ditarik untuk membela Timnas, pastilah Garuda kita bisa terbang tinggi mengibarkan merah putih di atas tiang tertinggi diantara negara-negara lain.
Namun disisi lain, jika sepak bola di tanah air ini terus menerus seperti ini. Hal itu sama saja tidak jauh berbeda dengan ibarat Indonesia dulu berperang melawan penjajah tanpa adanya nasionalisme dan patriotisme dari rakyat Indonesia yang ikut serta dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Tanpa ikut serta rakyat dalam berperang dulu, tentunya Indonesia saat ini tidak akan menikmati kemerdekaan. Ingat bahwa Indonesia merdeka bukan hanya oleh pemerintah saja, melainkan juga karena adanya nasionalisme dan patriotisme di kalangan rakyatnya untuk bersatu melawan penjajah.
Nah bagaimana sekarang kawan ?, pastilah kalian setuju dengan saya. Semoga tulisan ini menggugah hati kita semua khususnya para petinggi PSSI untuk lebih mengutamakan persatuan demi masa depan Garuda yang lebih baik lagi.
Jayalah Negaraku, Bersatulah Indonesiaku, dan Terbanglah Garudaku kami disini Mendukungmu….dg