Sunday, March 11, 2012

BBM Naik Rakyat Menjerit

            Isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM ) yang akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan, nampaknya bukan hanya isu belaka. Walaupun kebijakan tersebut belum tentu kapan akan diterapkannya, namun hal tersebut sudah lebih dulu disambut oleh aksi demo dari mahasiswa dan masyarakat di beberapa daerah yang menolak kebikan pemerintah untuk menaikan harga BBM.
Menurut saya, sebetulnya BBM itu adalah konsumsi bagi rakyat yang relatif tergolong dalam golongan rakyat menengah keatas ( berkecukupan ). Namun permasalahnnya saat ini, jika harga BBM benar-benar dinaikan, maka otomatis uang transport pengangkutan bahan-bahan pokok pun akan naik. Sehingga imbasnya pasti harga-harga kebutuhan pokok seperti sayur-sayuran, sembako, dan terutama beras akan ikut naik. Bayangkan saat ini saja harga beras sudah mencapai Rp. 9.000.-. Bagaimana jika harga BBM benar-benar naik ?, mau makan apa saudara-saudara kita yang tergolong kurang mampu ?. Pada dasarnya BBM digunakan hanya jika ada keperluan saja. Akan tetapi yang namanya beras, apapun itu alasannya beras harus tetap ada dirumah demi memenuhi kebutuhan manusia akan pangan.
Disisi lain kita tidak bisa menyalahkan pemerintah begitu saja. Setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, pastilah memiliki alasan yang kuat serta pasti sudah dipertimbangkan sebelumnya terlebih dahulu. Seperti halnya dalam kasus BBM ini, pemerintah pasti memiliki alasan yang kuat mengapa harus sampai menaikan harga BBM.
Untuk mengimbangi kenaikan harga BBM ini, pemerintah pun sudah menyiapkan solusinya. Solusi tersebut berupa Bantuan Langsung Tunai ( BLT ). Walaupun solusi tersebut dianggap oleh sebagian masyarakat tidak akan efektif, namun tentunya kita sama-sama berharap semoga bantuan tersebut dapat benar-benar tersalurkan dengan baik dan lancar kepada golongan rakyat yang benar-benar kurang mampu. Sehingga sekalipun harga BBM naik, rakyat-rakyat kecil masih bisa menikmati makanan yang layak setiap harinya. dg

No comments:

Post a Comment